MetMalaysia Terbitkan Peringatan Hujan Berterusan di Sarawak Hingga 3 Januari
KUCHING – Jabatan Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) secara resmi telah mengeluarkan peringatan cuaca waspada https://www.kabarmalaysia.com/ terkait potensi hujan berterusan yang diperkirakan akan melanda beberapa wilayah di negara bagian Sarawak. Berdasarkan pembaruan terbaru, kondisi cuaca ekstrem ini diprediksi akan berlangsung hingga 3 Januari 2026.
Peringatan ini mencakup wilayah strategis termasuk Kuching, Serian, Samarahan, Sri Aman, Betong, Sarikei, Mukah, dan Sibu. Masyarakat yang tinggal di kawasan rendah dan bantaran sungai diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir luapan atau gangguan aktivitas transportasi.
Analisis Pola Cuaca
Pihak MetMalaysia menjelaskan bahwa fenomena hujan berterusan ini dipicu oleh Monsun Timur Laut yang sedang aktif. Pertemuan angin dan tingginya tingkat kelembapan di wilayah Laut Cina Selatan menyebabkan pembentukan awan hujan yang masif di sepanjang garis pantai Sarawak.
Dalam pernyataan resminya, MetMalaysia mengkategorikan peringatan ini pada tingkat “Waspada” (kuning). Ini menunjukkan bahwa meskipun curah hujan mungkin tidak selalu dalam intensitas ekstrem setiap saat, durasi hujan yang panjang dapat menjenuhkan tanah dan meningkatkan risiko tanah longsor di area perbukitan.
Dampak dan Kesiapsiagaan Darurat
Pemerintah setempat melalui Sekretariat Komite Manajemen Bencana Negeri (JPBN) Sarawak telah menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk berada dalam posisi siaga penuh. Fokus utama diarahkan pada:
- Pemantauan Elevasi Air: Pengawasan ketat pada sungai-sungai utama guna memberikan peringatan dini jika air melewati batas bahaya.
- Pusat Evakuasi: Penyiapan pusat pemindahan sementara (PPS) jika warga perlu dievakuasi dari rumah mereka.
- Logistik Darurat: Penyiapan pasokan makanan dan obat-obatan di titik-titik rawan yang sering terisolasi saat banjir.
Imbauan bagi Masyarakat
Warga diimbau untuk tidak meremehkan peringatan ini, terutama bagi mereka yang merencanakan perjalanan selama periode libur awal tahun baru. Pengemudi diminta berhati-hati terhadap jarak pandang yang terbatas dan permukaan jalan yang licin.
“Kami menyarankan masyarakat untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui aplikasi myCuaca, situs web resmi MetMalaysia, atau media sosial terverifikasi. Hindari aktivitas di laut atau di dekat wilayah perairan untuk sementara waktu,” tegas juru bicara MetMalaysia dalam rilis tersebut.
Dengan prediksi cuaca yang tidak menentu hingga 3 Januari mendatang, kerja sama antara otoritas keamanan dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak kerugian materi maupun korban jiwa akibat cuaca buruk di Sarawak.
